Example floating
Example floating
Ekonomi

Jokowi Terbitkan Sertifikat Badan Hukum Bagi 1.604 BUMDes

55
×

Jokowi Terbitkan Sertifikat Badan Hukum Bagi 1.604 BUMDes

Sebarkan artikel ini
Presiden R.I Jokowi menerbitkan sertifikat badan hukum bagi 1.604 BUMDes dan 23 lainnya bagi BUMDes Bersama. Dengan itu, ia harapkan BUMDes ambil peran dalam ekonomi. 

Jakarta — Presiden Jokowi menerbitkan 1.604 sertifikat badan hukum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan 23 sertifikat badan hukum BUMDes Bersama. Dengan berbadan hukum, ia harapkan BUMDes dan BUMDes Bersama lebih berorientasi bisnis dan mengambil peran dalam kegiatan ekonomi.

“Jangan sampai justru mematikan usaha masyarakat yang sudah ada. Misalnya di desa sudah ada toko-toko kecil 5-10 toko, BUMDes malah bikin toko gede,” kata Jokowi dalam acara penerbitan sertifikat badan hukum itu dilaksanakan dalam Rakornas BUMDes di Jakarta, Senin (20/12).

Jokowi mengatakan keberadaan BUMDes seharusnya memicu toko-toko kecil di desa menjadi besar. Lebih lanjut, Jokowi mengatakan sejak penyaluran dana desa pada 2015 sampai saat ini, jumlah BUMDes meningkat drastis..

Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), jumlah BUMDes pada 2021 mencapai 57.200, atau meningkat 600,6 persen jika dibandingkan pada 2014 yang hanya terdapat 8.100 BUMDes.

Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan agar tingginya jumlah BUMDes bisa sejalan dengan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat desa.

“Jangan hanya dapat sertifikat badan hukum kemudian buat plang tapi kegiatan enggak ada, kualitas kegiatan tidak jelas,” ujarnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan usaha yang dilaksanakan BUMDes harus berorientasi pada usaha yang belum ada dan dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga dapat memacu usaha masyarakat yang ada.

“Dengan begitu, masyarakat tidak harus ke kota untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang selama ini tidak tersedia di desa.

“Kemudian menkonsolidasikan masyarakat untuk mendapatkan pasokan. Beli pupuk sendiri-sendiri, bisa dikonsolidasikan oleh BUMDes,” ujar Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan sertifikat yang perdana diluncurkan ini merupakan bentuk apresiasi dari Presiden Jokowi sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan BUMDes dan BUMDes Bersama.

Halim mengatakan sejak pengesahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, BUMDes telah sah dinyatakan sebagai badan hukum. Dengan begitu, BUMDes dan BUMDes bersama memiliki keleluasaan dalam menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra dalam pengembangan bisnis..

“BUMDes selama ini tidak bisa bekerja sama secara legal dengan kementerian/lembaga dan mitra manapun termasuk tidak ada pajak. Setelah ini (Undang-Undang Cipta Kerja) BUMDes dan BUMDes bersama bisa bersinergi dengan berbagai mitra,” kata Halim.

Halim menambahkan penyerahan sertifikat badan hukum BUMDes dan BUMDes bersama merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi untuk dilakukan registrasi dan pendampingan BUMDes, juga transformasi UPK eks PNPM Mandiri Perdesaan menjadi BUMDes Bersama, untuk menjaga keberlangsungan serta perluasan manfaat Rp12,7 triliun dana bergulir masyarakat.

Selanjutnya, menyusul disahkannya Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, maka penerbitan Permendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2021, dan Permenkumham Nomor 40 Tahun 2021 mengatur pendaftaran dan pengesahan badan hukum BUM Desa dan BUM Desa Bersama.*

 

 

 

sum:Pers Sekretariat Presiden
cnnIndonesia.
Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`