GAZA, Kompas 1 net β Setidaknya 50 warga Palestina yang jenazahnya baru ditemukan dari reruntuhan dimakamkan massal di Kota Gaza, Kamis (20/8/2026). Ini menjadi pemakaman massal terbaru bagi korban perang Israel di Gaza.
Prosesi pemakaman berlangsung beberapa pekan setelah tim SAR menemukan jenazah di lokasi serangan udara Israel pada awal-awal perang Oktober 2023. Jenazah dievakuasi dari wilayah Tal al-Hawa, Zeitoun, Sabra, Sheikh Radwan, dan Shati, lapor koresponden Al Jazeera Ghazi al-Aloul.
Para korban berasal dari beberapa keluarga, termasuk keluarga al-Sawafiri, al-Batniji, dan Gharbiya.
Ini adalah pemakaman massal kedua dalam beberapa waktu terakhir. Pada 4 Agustus 2026, ribuan orang menghadiri pemakaman 112 jenazah anggota keluarga Abu Sharia dan al-Hasayna yang ditemukan di Sabra.
Pertahanan Sipil Gaza memperkirakan sekitar 8.000 warga Palestina masih hilang dan diyakini terkubur di bawah bangunan yang runtuh.
Al-Aloul menyebut tim pencari bekerja dalam kondisi sangat sulit dan hanya memiliki 1 ekskavator, sehingga memperlambat proses evakuasi.
Munir al-Bursh, Dirjen Kementerian Kesehatan Gaza, meminta agar alat berat, perlengkapan pencarian, dan peralatan kedokteran forensik diizinkan masuk ke Gaza untuk mempercepat evakuasi dan identifikasi korban.
Pemakaman massal ini terjadi di tengah pelanggaran “kesepakatan gencatan senjata” yang berlaku sejak Oktober.
Hingga Rabu, serangan Israel menewaskan 1.266 warga Palestina dan melukai 4.200 orang sejak kesepakatan diberlakukan.
Secara keseluruhan, perang yang berlangsung lebih dari 2 tahun itu telah menewaskan 73.400 warga Palestina dan melukai 174.300 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Sekitar 90% infrastruktur Gaza rusak atau hancur.
Sehari sebelum pemakaman, delegasi Hamas yang dipimpin Khalil al-Hayya bertemu PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman di Doha untuk membahas perkembangan Gaza. Qatar mendesak komunitas internasional menekan Israel agar memenuhi kewajibannya dalam kesepakatan dan menghentikan pelanggaran.
Sumber : Al Jazeera













