Example floating
Example floating
Presiden RI

Hari Koperasi ke-79, Presiden Prabowo Dorong Sinergi Koperasi, UMKM, BUMN dan Swasta Wujudkan Indonesia Incorporated

17
×

Hari Koperasi ke-79, Presiden Prabowo Dorong Sinergi Koperasi, UMKM, BUMN dan Swasta Wujudkan Indonesia Incorporated

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, Kompas 1 net  – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun ekonomi kerakyatan yang kuat. Penegasan itu disampaikan Presiden pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh elemen ekonomi agar berkembang seimbang.
“Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi. Kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD, kita butuh semuanya. Ini harus menjadi kekuatan ekonomi. Itu yang saya maksud Indonesia Incorporated,” ucap Presiden Prabowo.

Menurut Kepala Negara, arah pembangunan ekonomi nasional harus kembali ke cita-cita pendiri bangsa, yaitu ekonomi kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan sesuai amanat UUD 1945.

“Cukup lama kita berjuang untuk mengembalikan arah pembangunan ekonomi ke arah yang dirancang oleh pendiri-pendiri bangsa kita, yaitu ekonomi kekeluargaan, ekonomi kerakyatan, ekonomi di mana semua unsur harus berperan dan harus diberi kesempatan,” jelas Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa penguatan koperasi tidak berarti mematikan sektor usaha lain. Justru semua harus dikuatkan secara bersama-sama.
“Koperasi adalah salah satu sokoguru. Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No. Kita perkuat semuanya,” tegasnya.

Presiden menilai koperasi memiliki peran strategis sebagai wadah gotong royong masyarakat untuk menghimpun kekuatan ekonomi.
“Seperti sapu lidi, satu lidi, satu lidi, lemah. Tapi bergabung itu kekuatan. Saudara-saudara sekalian, jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden optimistis kebangkitan koperasi akan mendorong perputaran ekonomi dari tingkat paling bawah.
“Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten, dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang. Ekonomi akan turun ke rakyat,” pungkas Presiden Prabowo.

Dengan semangat sinergi antara koperasi, UMKM, BUMN, BUMD, dan swasta, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

 

Example 120x600