Jakarta, Kompas 1 net – Penantian 5 tahun Conor McGregor berakhir tragis. Dalam laga comeback-nya di UFC, “The Notorious” tumbang hanya dalam 1 menit 9 detik karena cedera lutut usai mendarat dari flying kick.
Harapan melihat McGregor kembali berjaya pupus dalam sekejap. Lawan yang dihadapi Max Holloway bahkan belum sempat mengeluarkan kemampuan terbaiknya, karena pertarungan berakhir lebih cepat dari intro.
Pertarungan dimulai dengan McGregor langsung melancarkan flying kick.
Naas, saat mendarat lutut kanannya langsung tertekuk. Ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Holloway langsung menghujani pukulan ground and pound. Wasit pun menghentikan laga di detik ke-69 ronde 1.
Secara teknis, pertukaran pukulan yang “normal” bahkan tidak terjadi sama sekali. McGregor tumbang karena dirinya sendiri, bukan karena serangan lawan.
Yang bikin miris, ini bukan kali pertama.
Di 2024 duel comeback McGregor vs Michael Chandler juga batal karena cedera. Artinya, sejak patah kaki tahun 2021, ini adalah percobaan comeback kedua McGregor… dan dua-duanya gagal karena masalah fisik.
Satu kali bisa dibilang sial. Tapi dua kali dengan pola yang sama? Ini sinyal kalau usia 37 tahun + jeda 5 tahun tanpa bertarung benar-benar menggerus kondisi fisiknya.

Sebelum bertarung McGregor sempat pede: “Aku akan buktikan yang meragukanku salah.” Tapi di oktagon, ia bahkan belum sempat menunjukkan 1 jurus andalannya.
Keputusan langsung main flying kick di awal juga terlihat seperti rasa terburu-buru untuk memberi “momen” di laga comeback.
Holloway sendiri mengaku kecewa. “Sialan, aku pengen fight beneran, “ujarnya. Bahkan setelah cedera, McGregor masih sempat 2x melempar kick dan punch.
Jadi bisa jadi ini murni kecelakaan saat mendarat, bukan karena skillnya sudah habis. Data untuk menilai performa McGregor juga belum ada sama sekali karena fight-nya terlalu singkat.
Kasus ini menunjukkan risiko struktural dari sebuah comeback. Holloway bahkan sudah minta jilid 3, tapi dengan 2x gagal comeback karena cedera, jalan McGregor ke depan makin berat.
Jadi PR terbesar McGregor sekarang bukan “lawan siapa”, tapi “bisakah badannya kembali kuat untuk naik oktagon”.
Sumber: Daum Sports http://sports.daum.net, 12 Juli 2026. Diterjemahkan dan diolah ulang oleh redaksi atas bantuan Al












