Example floating
Example floating
Berita

Masyarakat Subulussalam Tunggu Gebrakan Nyata DPRK Komisi A dan B Pasca Kunker ke Bandung

105
×

Masyarakat Subulussalam Tunggu Gebrakan Nyata DPRK Komisi A dan B Pasca Kunker ke Bandung

Sebarkan artikel ini

SUBULUSSALAM, KOMPAS.1 NET – Dewan Perwakilan Rakyat Kota `DPRK` Subulussalam Komisi A dan Komisi B bersama sejumlah instansi terkait telah melaksanakan Kunjungan Kerja `Kunker` ke Kota Bandung beberapa minggu lalu.

Kini, publik Kota Subulussalam mulai menanti langkah konkret dan gebrakan yang dihasilkan dari kunjungan tersebut.

Sebagai kota yang masih dalam tahap pemantapan status dan pembangunan fisik, peran DPRK dinilai sangat krusial. Masyarakat berharap DPRK tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga motor penggerak pembangunan.

“Warga tidak hanya mengharapkan DPRK berperan sebagai pengawas saja. Kami ingin melihat kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama untuk mempercepat pembangunan kota ini,” ujar salah satu Tokoh Masyarakat Subulussalam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari DPRK Subulussalam terkait temuan, kesepakatan, maupun rencana tindak lanjut hasil Kunker di Bandung.

Masyarakat berharap hasil kunjungan segera diumumkan dan diimplementasikan agar selaras dengan kebutuhan pembangunan Subulussalam saat ini.

Diketahui, Komisi A DPRK membidangi pemerintahan, hukum, dan organisasi. Sementara Komisi B membidangi pembangunan, perekonomian, dan kemasyarakatan. Keduanya memiliki peran sentral dalam menentukan arah pembangunan kota.

`Ramona`

 

Example 120x600
Berita

Rokan Hulu Luhak Kepenuhan Rohul bergejolak pakar lingkungan Dr Elviriadi segera temui Bupati Anton SF Haryanto aksi ratusan massa pemilik lahan segera bergulir Kepenuhan Timur Kabupaten Rokan Hulu masyarakat lahannya terkurung aktivitas PT AMR hilang kesabaran riak muncul buah bibir warung kopi pasar pusat keramaian kali ini tak ada kata mundur apapun terjadi pemilik lahan siap ucap Abdul Gani Sabtu 3/10/26 pakar lingkungan baru pulang Kementerian Kehutanan angkat bicara hampir final di Kemenhut tinggal koordinasi Bupati Gubernur alumni UKM Malaysia akademisi ahli pengadilan minta masyarakat solid dibantu Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan AMPLK Lembaga Kerapatan Adat LKA Luhak Kepenuhan putus pungkas peneliti gambut ikhlas gundul pacul demi hutan Berkey unggahan Riau Tivi keluhan warga anak kemanakan Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan tolak pengajuan pelepasan kawasan hutan PT AMR kehadiran timbulkan perpecahan anak nelayan Alfa Syaputra konflik rusaknya ekosistem alam sungai Bilah Bilah penghasil ikan terbesar pendangkalan penghasilan menurun.`