Example floating
Example floating
Ekonomi

Perjuangan Yang Amat Melelahkan,Ahirnya PT Serikat Putra Kabulkan Tuntutan FMTK

65
×

Perjuangan Yang Amat Melelahkan,Ahirnya PT Serikat Putra Kabulkan Tuntutan FMTK

Sebarkan artikel ini

Kompas 1 Net | Pelalawan – Perjuangan masyarakat dari 12 Desa dan 1 kelurahan yang meng atas namakan Forum Masyarakat Tuntut Kemitraan (FMTK) terhadap perusahan Group Salim Ivomas Pratama melalui anak perusahaan (PT Serikat Putra) yang telah mengabulkan tuntutan masyarakat tersebut,hal ini di buktikan dengan Memorandum of Understanding (MoU) penerimaan tandan buah segar (TBS) milik masyarakat di pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) PT SP di Desa Sialang Godang Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan Riau.

Turut hadir dalam acara tersebut Vice Presiden Engineering Group SIMP DJ Saragih, Camat Bandar Petalangan Muktarius,M.Pd, Kapolsek Bunut AKP Rokhani, Lurah Rawang Empat Ramli,MPD.Ketua FMTK Syafrizal dan perwakilan dari 13 Koperasi. Senin (20/12/21).

Vice President Engineering Group SIMP DJ Saragih mengatakan,”semoga kerja sama ini saling menguntungkan dan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat yang bersepadan dengan perusahaan.

“Kedepannya, perusahaan akan terus membina masyarakat petani pekebun sawit yang tergabung dalam wadah koperasi yang ada di desa masing- masing.

“Untuk program revitalisasi kebun masyarakat akan segera di laksanakan perusahaan,”terangnya.

Ketua FMTK, Syafizal,S.Ip. kepada awak media ini mengatakan.

“Perjuangan selama 5 tahun menuntut pola kemitraan masyarakat terhadap PT SP bukan lah yang mudah.

“Butuh pengorbanan pikirin waktu dan tenaga juga financial agar semuanya sesuai yang kita harapkan bersama,”ucapnya.

“Semua kini sudah terjawab dan di realisasikan oleh Perusahaan,” terimakasih kepada pimpinan manajemen PT SP pada hari Senin 20 Nopember 2021.tuntutan kita telah di kabulkan, yaitu PT SP telah menerima tandan buah segar (TBS) milik masyarakat.

“MOU yang telah di sepakati, Penerimaan buah masyarakat melalui wadah koperasi desa masing – masing dan harga TBS di sesuaikan dengan ketentuan dari Dinas Perkebunan (Disbun) sesuai tahun tanam,”papar Syafrizal.

“Pembinaan PT SP terhadap masyarakat petani pekebun sawit yang sudah tergabung dalam wadah koperasi ini agar dapat memberikan bantuan pupuk dengan sistim kesepakatan,”karna saat ini masyarakat butuh pupuk.Repetalisi kebun masyarakat juga wajib di segerakan.pinta Ketua FMTK.

Camat Bandar Petalangan Muktarius,M.Pd. sangat mengapresiasi PT SP yang telah mengabulkan Tuntutan masyarakat yang bersepadan dengan perusahaan.

“Dari 3 kecamatan, Bandar Petalangan, Bunut dan Kerumutan, terdapat 12 Desa dan 1 Kelurahan saat ini sudah memiliki wadah koperasi.

“Persyaratan yang telah di minta PT SP terhadap masyarakat sudah selesai semuanya.

“Semoga kedepannya, hubungan PT SP dengan masyarakat yang bersepadan dengan perusahaan terjalin dengan baik,” ujarnya.

Lurah Rawang Empat Ramli,S.Pd dan Camat Bandar Petalangan juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Bupati Pelalawan H Zukri Misran dan Wabup Nasaruddin,SH.MH yang telah mendukung penuh perjuangan FMTK.

“Karena, wacana ini sudah di bahas, di saat Zukri Misran mencalonkan Bupati Pelalawan 5 tahun yang lalu, namun amanah itu belum ia dapatkan dari “Allah”. Setelah Bupati Zukri dan Nasaruddin mendapatkan Amanah itu pula tuntutan FMTK di realisasikan PT SP,” Imbuh keduanya. (Dian)

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`