Example floating
Example floating
Banner Infozone
Berita

Namanya Disebut, Raja Andrea Malantino Bantah Terima Uang dalam Proyek SPAM Desa Inhu

458
×

Namanya Disebut, Raja Andrea Malantino Bantah Terima Uang dalam Proyek SPAM Desa Inhu

Sebarkan artikel ini

Rengat, Kompas 1 net – Anggota DPRD Inhu, Raja Andrea Malantino, membantah adanya dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan Desa di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau.

Dugaan KKN ini menyeruak terkait dua paket proyek SPAM desa yang dianggarkan pada tahun 2025, yang diduga melibatkan Raja Andrea Malantino bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pekerjaan Umum Inhu, Ardi Budiman.

Raja Andrea Malantino menyatakan bahwa proyek tersebut tidak ada aroma busuk dan dia tidak terlibat dalam praktik KKN. “Saya tidak menerima sepeserpun dari pencarian uang muka, kegiatan tersebut. Dan saya tidak mengenal nama Ridwan Yus,” ujarnya kepada awak media Kompas1net, Senin (19/1/2026).

Raja Andrea juga membantah mengatur proyek proyek Pemda, boleh ditanyakan ke dinas di Pemda Inhu,

“Sebenarnya saya tidak pernah ikut dalam pelaksanaan pekerjaan tentang proyek air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan Desa tersebut,” tambahnya.

Ardi Budiman, juga membantah tuduhan bahwa dia terlibat dalam kasus narkoba dan pengaturan proyek. “Tuduhan itu tidak benar sama sekali,” jelasnya.

Dalam hal ini, Raja Andrea mendesak kepada pihak pelaksana kegiatan, menyelesaikan permasalahan tersebut dengan pihak perusahaan CV Kenca Prima Nusa.

Jaya: Kompas1net Inhu, Melaporkan

Example 120x600
Berita

Rokan Hulu Luhak Kepenuhan Rohul bergejolak pakar lingkungan Dr Elviriadi segera temui Bupati Anton SF Haryanto aksi ratusan massa pemilik lahan segera bergulir Kepenuhan Timur Kabupaten Rokan Hulu masyarakat lahannya terkurung aktivitas PT AMR hilang kesabaran riak muncul buah bibir warung kopi pasar pusat keramaian kali ini tak ada kata mundur apapun terjadi pemilik lahan siap ucap Abdul Gani Sabtu 3/10/26 pakar lingkungan baru pulang Kementerian Kehutanan angkat bicara hampir final di Kemenhut tinggal koordinasi Bupati Gubernur alumni UKM Malaysia akademisi ahli pengadilan minta masyarakat solid dibantu Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan AMPLK Lembaga Kerapatan Adat LKA Luhak Kepenuhan putus pungkas peneliti gambut ikhlas gundul pacul demi hutan Berkey unggahan Riau Tivi keluhan warga anak kemanakan Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan tolak pengajuan pelepasan kawasan hutan PT AMR kehadiran timbulkan perpecahan anak nelayan Alfa Syaputra konflik rusaknya ekosistem alam sungai Bilah Bilah penghasil ikan terbesar pendangkalan penghasilan menurun.`