Example floating
Example floating
Pemerintah

Penghulu Rafika Sambut Baik Rencana Program Kampung Nelayan Terpadu Rp25 Miliar dari KKP

59
×

Penghulu Rafika Sambut Baik Rencana Program Kampung Nelayan Terpadu Rp25 Miliar dari KKP

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ROKAN HILIR, Kompas 1 net — Kepenghuluan Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, direncanakan akan menerima program pembangunan kawasan Kampung Nelayan Terpadu dengan nilai anggaran mencapai Rp25 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Program strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat infrastruktur sektor perikanan di wilayah pesisir. Berdasarkan dokumen perencanaan yang beredar, lokasi pembangunan berada pada titik koordinat 2.281036, 101.018499, tepatnya di kawasan strategis aktivitas nelayan Sinaboi, di atas lahan milik Pemerintah Daerah seluas sekitar 1 hektare.

Example 300x600

Dalam rencana pembangunan tersebut, sejumlah fasilitas akan dibangun secara terpadu, antara lain bengkel nelayan dan docking kapal, kantor pengelola, bale nelayan dan pos jaga, kios perbekalan serta shelter coolbox, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN).

Selain itu, kawasan Kampung Nelayan Terpadu juga akan dilengkapi dengan kios kuliner dan area parkir, tempat ibadah dan toilet umum, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pembuangan Sampah (TPS), serta penerangan kawasan. Infrastruktur pendukung lainnya seperti revêtement, saluran drainase, dan jalan lingkungan juga direncanakan untuk menunjang aksesibilitas dan kenyamanan aktivitas masyarakat pesisir.

Menanggapi rencana tersebut, Datuk Penghulu Sinaboi, Rafika, menyambut baik program dari pemerintah pusat yang dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik rencana pembangunan Kampung Nelayan Terpadu ini. Program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sinaboi, khususnya nelayan, karena akan menunjang aktivitas melaut dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Rafika kepada HitamPutih News, Senin (5/1/2026).

Menurut Rafika, program ini sangat relevan mengingat jumlah nelayan di Kepenghuluan Sinaboi dan Kelurahan Sinaboi Kota diperkirakan mencapai sekitar 500 pemilik kapal atau perahu nelayan. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, produktivitas nelayan diyakini akan meningkat secara signifikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, khususnya Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhonny Charles, BBA, MBA, atas dukungan dan perhatian dalam mendorong terwujudnya program Kampung Nelayan Terpadu di wilayah Sinaboi.

“Kami berharap pembangunan ini dapat segera direalisasikan dan berjalan lancar, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat nelayan,” tambahnya.

Pembangunan Kampung Nelayan Terpadu ini diharapkan dapat menjadi sentra ekonomi baru bagi masyarakat pesisir Sinaboi serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Rokan Hilir. (Riki)

Example 300250
Example 120x600