Example floating
Example floating
Ekonomi

Bupati Tangerang Buka Bazar Murah Sembako, 2,5 Beras Cuma Segini..!

28
×

Bupati Tangerang Buka Bazar Murah Sembako, 2,5 Beras Cuma Segini..!

Sebarkan artikel ini

Tangerang| Kompas 1 Net -Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membuka bazar murah sembako yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Tangerang.

Bupati Zaki mengatakan bazar tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum dan berpenghasilan rendah dalam rangka membantu mereka menghadapi Hari Raya Idul Fitri. “Bazar ini juga menjadi wadah untuk UMKM. Dan ini nanti akan digelar lebih besar lagi agar kita bisa mengajak lebih banyak UMKM Kabupaten Tangerang maupun warga,” kata Bupati Zaki, Kamis (21/4/2022).

Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berperan serta membantu penyelenggaraan Bazar kali ini. Bupati juga menambahkan, pelaksanaan bazar memang hanya 1 hari, tetapi di setiap kecamatan juga melakukan bazar serupa di hari yang sama agar tidak terjadi penumpukan di Tigaraksa. Untuk harga barang-barang yang ditawarkan jauh di bawah harga pasaran jadi, sangat terjangkau bagi masyarakat.Sementara itu Slamet Budhi selaku Ketua Panitia bazar mengungkapkan, penyelenggaraan bazar menjelang Idul Fitri 1443 H terlaksana berkat partisipasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Tangerang, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tangerang, IKAPTK, Usaha Kecil dan Mikro Kabupaten Tangerang serta Para Industri Kecil Menengah.

“Pelaksanaan bazar ini secara serentak juga dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang pada kecamatan-kecamatan dengan pembagian zonasi. Perzona dipusatkan pada satu kecamatan yang terdiri dari 4 (empat) atau 5 (lima) kecamatan,” jalasnya.

Barang-barang yang dijual pada bazar antara lain : 2,5 kg beras seharga Rp. 15.000, 1 kg gula pasir Rp. 10.000, 1 kg telur Rp. 17.000, 1 liter minyak goreng Rp. 15.000, 1 kg terigu Rp. 10.000, 5 Pcs mie instan Rp. 7.000, 1 kg kacang kupas Rp. 25.000, 1 botol sirup Rp. 10.000.

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`