Example floating
Example floating
Ekonomi

Polres Rohil Bersama Pengusaha SPBU Se- Rohil Sepakati Batas Pengisian BBM Solar Hingga Pukul 21:00 WIB.

22
×

Polres Rohil Bersama Pengusaha SPBU Se- Rohil Sepakati Batas Pengisian BBM Solar Hingga Pukul 21:00 WIB.

Sebarkan artikel ini

Rohil | Kompas 1 Net- Polres Rohil bersama pengusaha SPBU Se- Rohil sepakati batas pengisian BBM Solar hanya sampai Pukul 21:00 WIB.

Demikian salah satu poin penting yang dihimpun dari kesepakatan Forum Bersama Membahas Permasalahan BBM Bersubsidi Jenis Solar ini diadakannya di Aula Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir, Sabtu Tanggal 19 Maret 2022.Pukul 11.00 WIB.

Informasi ini berhasil dirangkum dari Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasubbag Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH yang dalam pelaksanaannya usai melakukan pembahasan tersebut.

Setelah mendengarkan pengarahan dari Kapolres Rohil, Pemaparan dari Kasat Reskrim Polres Rohil dan Kasat Lantas Polres Rohil, bersama dengan para pengusaha SPBU Se-Kabupaten Rokan Hilir tadi dapat menghasilkan kesepakatan bersama jalan keluarnya antara lain.

Pihak SPBU bekerja sama dengan baik untuk melaporkan kondisi terkini pada saat BBM bersubsidi tiba, sehingga sebelum terjadinya kemacetan, pihak kepolisian sudah dapat melakukan pengaturan.

Bahwa sudah disepakati pengisian BBM Solar hanya sampai dengan pukul 21.00 Wib dan apabila ada yang melebihi pukul 21.00 Wib agar menambah karyawan untuk melakukan pengaturan antrian pengisian BBM.

Untuk mencegah terjadinya pengisian berulang satu kendaraan dalam sehari, agar pihak SPBU memberdayakan karyawan untuk mengaktifkan Pencatatan Nopol Kendaraan yang melakukan pengisian BBM dan karyawan yang mencatat bukan merupakan karyawan yang melakukan pengisian

Dan untuk inisiatif pihak SPBU dalam menyikapi surat edaran Gubernur Riau tentang penbatasan pengisian BBM bersubsidi dengan mengurangi jumlah pengisian setiap kendaraan dibawah batas surat edaran akan dibicarakan lebih sesuai dengan kondisi dilapangan, akan tetapi jangan melebihi batas pengisian sesuai dengan surat edaran Gubernur Riau,” tutupnya.

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`