Example floating
Example floating
Banner Infozone
Politik & Pemilu

Pak Anies Uang Mas Sandi Balikin Dong, Rp 50 Miliar Lupa Ya?

85
×

Pak Anies Uang Mas Sandi Balikin Dong, Rp 50 Miliar Lupa Ya?

Sebarkan artikel ini

Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno. Keduanya dikaitkan dengan isu utang piutang sebesar Rp 50 miliar yang dibeberkan kader Partai Golkar Erwin Aksa. (Muhammad/Foto: Dok/Ilustrasi: Joglomedia.com)

Jakarta– Cerita kontroversi soal Anies Baswedan terus saja bergulir. Berjilid – jilid dan tak kunjung tuntas.

Dari problem 5 tahun masa kepemimpinan sebagai Gubernur di DKI Jakarta, kini berhembus kabar Anies Baswedan punya utang sampai Rp 50 miliar ke Sandiaga Uno.

Problem utang-piutang hingga Rp 50 miliar bukan persoalan enteng pastinya.

Apalagi berurusan dengan Sandiaga Uno, yang dikenal sebagai sosok profesional, pengusaha yang selalu mengedepankan garansi dan taat pada janji.

Sebelum kabar utang-piutang Rp 50 miliar yang dibeberkan Erwin Aksa, polemik lain tentang Anies juga lebih dulu mencuat.

Salah satunya problem janjinya dengan Ketua Umum Prabowo Subianto juga tak rampung.

Ini berkaitan dengan janji politik yang ditulis dalam sebuah dokumen dan masih tersimpan rapi.

Sejumlah kader Partai Gerindra, sepertinya sudah geram. Dengan gaya Anies yang selalu show, keliling daerah, hingga mengunakan jet pribadi.

Tapi ternyata untuk urusan utang sampai janji pun belum kelar.

Anies memang tak pernah bosan mengunjungi daerah untuk berkampanye.

Mengenalkan diri bahwa ia adalah calon Presiden dari Partai NasDem yang hingga kini juga belum deklarasikan.

Lalu bagaimana cerita Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa yang ‘tega’ membongkar utang-piutang tersebut?

Ya, terdengar jelas uraian yang disampaikan Erwin Aksa dalam perbincangan di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Sabtu 4 Februari 2023.

“Jadi, ada perjanjian satu lagi yang saya kira itu, perjanjian utang-piutang. Ya, pasti yang punya duit memberikan hutang kepada yang tidak punya duit,” ungkap Erwin Aksa.

Utang-piutang terjadi saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

Kebetulan Anies-Sandi berpasangan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.
Saat putaran pertama, Anies Baswedan terlibat hutang kepada Sandiaga.
Untuk apa uang sebesar itu? “Saya baru tahu juga waktu itu, waktu putaran pertama ya logistik,” jawab Erwin Aksa.

Sandiaga Salahuddin Uno yang kini duduk sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memang tidak pernah mengungkapkan hal ini ke publik.

Jika benar ini terjadi, Sandi cukup rapi menyimpan semua ini.

“Jadi yang punya logistik kan Sandi. Banyak saham. Likuiditas juga bagus. Intinya, itu perjanjian utang-piutang. Kira-kira begitu,” terang Erwin Aksa.***

 

 

 

sumber :Joglomedia.com

Example 120x600
Politik & Pemilu

Jakarta sidang sengketa PHPU Presiden Wapres syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka bergulir MK sidang lanjutan Kamis 1/10/2026 Ruang Sidang MK mantan Ketua KPU RI 2022-2024 Hasyim Asyari saksi Termohon KPU bantah dalil Pemohon cacat administratif manipulatif syarat pendidikan Pasal 18 ayat 3 PKPU 19 Tahun 2023 bukti kelulusan SMA dikecualikan bakal calon tidak punya bukti kelulusan SMA sekolah asing luar negeri telah bukti kelulusan perguruan tinggi tidak ada niat pandangan motif loloskan seseorang penyusunan sesuai aturan masukan Kemendikbud banyak caleg ajukan penyetaraan bukan Pemilu 2024 calon tertentu Hakim Enny Nurbaningsih cecar pembentukan PKPU waktu sempit 9 Mei 2023 31 Agustus 2023 RDP harmonisasi akui tidak klarifikasi kebenaran dokumen Gibran serupa Pilkada Surakarta 2020 tidak keraguan aduan masyarakat klarifikasi dua situasi keraguan aduan tidak ada.`