Example floating
Example floating
PJS

Ketua Umum DPP PJS Minta Kapolri Usut Insiden Penembakan Waketum JMSI

59
×

Ketua Umum DPP PJS Minta Kapolri Usut Insiden Penembakan Waketum JMSI

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Kompas 1 Net – Kasus penembakan orang tak dikenal (OTK) terhadap Rahiman Dani selaku Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Pusat (PP) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mendapat tanggapan keras dari Ketua Umum DPP Pemerhati Jurnalis Siber (PJS), Mahmud Marhaba, Jumat (03/02/2023).

Menurut Mahmud yang juga sebagai pendiri JMSI, insiden penembakan ini merupakan hal yang sangat serius untuk diungkap. Olehnya Mahmud meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas siapa pelaku dan aktor dibalik penembakan ini.

Diketahui, Rahiman Dani merupakan teman dekat Mahmud Marhaba sewaktu awal mendirikan JMSI pada tahun 2020 lalu, dimana saat itu Mahmud ditunjuk usai deklarasi JMSI 8 Februari 2020 lalu sebagai Plt Ketua Umum JMSI dan mengangkat Rahiman Dani sebagai Plt Sekretaris Jenderal JMSI saat itu.

Dalam perjalannya, Juni 2020, JMSI menggelar Munas I secara virtual dengan mengangkat Teguh Santosa sebagai Ketua Umum JMSI. Bersama tim formatur, Rahiman Dani diangkat sebagai Waketum sementara Mahmud Marhaba dipercayakan sebagai Sekjen JMSI.

“Saya kenal baik dengan Rahiman Dani. Beliau adalah orang yang sangat paham dan berpengalaman dengan organisasi, sehingga jabatan sebagai Waketum dipandang cocok untuk dirinya,” jelas Mahmud yang merupakan inisiator awal berdirinya JMSI usai Munas SMSI di kantor PWI Pusat 2019 lalu.

Untuk itu, Mahmud Marhaba meminta kepada Kapolri agar segera mengusut tuntas oknum pelaku dan aktor penembakan Waketum JMSI yang juga merupakan pendiri media siber RMOL BENGKULU. Bagi Mahmud insiden ini sangat berbahaya dan menggangu jalannya kemerdekaan pers di tanah air, meski belum diketahui apakah insiden ini berkaitan dengan hasil produk jurnalistik atau tidak.

Olehnya Mahmud mempercayakan profesionalisme Polri dalam mengungkap insiden ini.

“Kita percaya pihak kepolisian mampu mengungkap kasus ini secepatnya. Kita tunggu hasil kerja mitra kita ini,” tegas Mahmud

PJS Bengkulu wajib kawal

Dengan kejadian ini, Sekretaris Jenderal DPP PJS, Taswin Hasbullah mengharapkan agar pengurus di Bengkulu disemua tingkatan agar mengawal pengungkapan kasus ini secara sempurna.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketum DPP PJS untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh baik secara nasional maupun secara lokal di Bengkulu,” tegas Taswin usai berkomunikasi dengan Ketum PJS.

Ditambahkan Taswin, PJS akan mengawal kasus ini dengan terus membuka komunikasi bersama pihak Kepolisian.

“Kita berharap agar teman-teman pengurus PJS di Bengkulu baik di DPD maupun DPC untuk terus mengawal dan memberitakan perkembangan kasus penembakan ini,” harap Taswin.

Hingga saat ini, Rahiman Dani sedang ditangani pihak medis di rumah sakit Rafflesia Bengkulu.

“Kita berharap luka tembak yang dialami saudara Rahiman tidak parah dan berdoa agar beliau bisa pulih kembali,” harap Sekjen PJS, Taswin Hasbullah.**

Example 120x600
PJS

Pekanbaru terkait dugaan penganiayaan penyekapan intimidasi dilakukan warga inisial GS terhadap advokat muda menjalankan tugas Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia PWMOI Provinsi Riau angkat bicara Kamis 8/10/2026 Ketua DPW PWMOI Riau H Rio Kasairy SSos kantor sekretariat mengatakan advokat muda kena penganiayaan penyekapan intimidasi adalah Desi Silvia Anggraini SH MH anggota bidang Hukum Advokasi DPW PWMOI Riau perlakuan kekerasan penyekapan intimidasi dialami Desi rekannya ketika mengantarkan surat somasi kepada inisial GS berkaitan dugaan melakukan perampasan penggelapan barang berharga milik klien Law Office Jaka Marhaen SH Ass tempat Desi rekannya bekerja ujar Rio langsung telpon Desi melalui Humas mengetahui kronologis peristiwanya setelah mendengar kronologis Rio tanya sudah buat laporan ke kepolisian sudah kata Desi akhiri sambungan telpon lebih lanjut Rio mengatakan kejadian dialami Desi bertugas sebagai advokat tentu dilindungi undang-undang begitu juga wartawan bertugas dilindungi undang-undang jadi minta Polresta Pekanbaru segera usut tuntas laporan anggota sesuai aturan berlaku tegas minta Polresta Pekanbaru atas yang dialami anggota permasalahan akan dikawal Polresta segera bergerak panggil pihak terlibat dimintai keterangan selain itu minta Polresta Pekanbaru transparan penanganan permasalahan tidak ada yang ditutupi keterangannya ketika mempertanyakan perjalanan laporan anggota pungkas Rio terakhir mengingat inisial GS selaku Ketua RW Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Senapelan minta Walikota Pekanbaru melalui camat lurahnya berikan teguran keras seharusnya seseorang yang dituakan selangkah dilingkungan masyarakat tidak pantas tidak patut berbuat seperti itu tutup Rio Sumber Humas DPW PWMOI Provinsi Riau.`