Example floating
Example floating
Presiden RI

Peringati Hari Santri di MBS Prambanan, Wapres Serukan Santri Wujudkan Indonesia Emas 2045

55
×

Peringati Hari Santri di MBS Prambanan, Wapres Serukan Santri Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, Kompas 1 Net – Kegigihan perjuangan kaum santri dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak pernah diragukan. Bahkan pemerintah memberikan penghargaan atas besarnya peran santri dalam mengawal lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan ditetapkannya Hari Santri pada setiap 22 Oktober yang didasari seruan resolusi jihad kaum santri untuk mempertahankan kemerdekaan pada 22 Oktober 1945.

Untuk itu, pada momentum Peringatan Hari Santri Nasional 2022, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengharapkan generasi santri saat ini untuk terus mewarisi semangat perjuangan para santri terdahulu, khususnya dengan ikut berjuang mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

“Kita harus mewarisi semangat perjuangan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa untuk membangun negara yang adil dan makmur, bahasa kita untuk membangun Indonesia maju dan sejahtera, yang kita proyeksikan, kita cita-citakan, bahwa tahun 2045 Indonesia menjadi Indonesia Emas,” tegas Wapres saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2022 di Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prambanan, Jl. Piyungan KM.2 Marangan Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (24/10/2022).

Lebih lanjut, Wapres mencontohkan kiprah K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Ahmad Dahlan, dua tokoh santri yang semasa hidupnya tidak hanya gigih berjuang melawan penjajah, tetapi juga berhasil mendirikan organisasi besar yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

“Dua organisasi ini menurut saya adalah warisan yang sangat baik bagi keduanya, sebagai tempat kita mengabdikan diri, seperti yang kita hadiri ini, Muhammadiyah Boarding School, yang merupakan warisan dari pengaruh K.H. Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, sambung Wapres, generasi santri saat ini harus terus meneladani para ulama dan santri terdahulu. Menurutnya, saat santri terdahulu berjuang memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan, maka santri saat ini adalah berjuang mewujudkan Indonesia Emas.

“Kalau mereka disebut sebagai mujahidin, pejuang-pejuang yang melahirkan kemerdekaan, maka kita juga harus menjadi mujahidin tentu dalam bentuk yang lain,” pesan Wapres.

Adapun salah satu upaya untuk mewujudkan Indonesia Emas tersebut, Wapres menekankan, para santri harus terus memakmurkan bumi Indonesia dengan menggiatkan perekonomiannya seperti melalui pertanian, perkebunan, pertambangan, dan kelautan. Oleh sebab itu, ia mengharapkan para santri disamping menguasai ilmu agama juga harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, agar mampu mengelola berbagai sumber daya alam yang ada di tanah air.

“Yang harus kita lakukan adalah bagaimana menggali dan mengelola sumber daya alam yang Allah berikan kepada kita. Kuncinya yaitu sumber daya manusia yang unggul, yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegasnya.

Lebih lanjut, selain mengharapkan para santri menjadi pemakmur bumi untuk mewujudkan Indonesia Emas, pada kesempatan ini Wapres juga mengharapkan para santri terus menjaga kesepakatan nasional yang ditanamkan oleh para pendiri bangsa yakni NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Karena negara ini didirikan berdasarkan kesepakatan nasional dari semua elemen bangsa, dan tokoh-tokoh santri ketika itu ikut mengambil bagian dalam (penyusunan) konstitusi negara kita,” ungkapnya.

Terakhir, pada kesempatan ini Wapres berpesan kepada para santri untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan antarwarga bangsa, khususnya menjelang Pemilu 2024.

“Selain kita menjaga kesepakatan nasional, supaya bangsa ini tidak terkoyak apalagi ketika kita akan menghadapi pemilu legislatif, pemilihan presiden, dan sebagainya, hendaknya kita tidak melupakan semangat kesepakatan nasional sebagai satu bangsa,” pinta Wapres.

“Berbeda [pilihan] tidak perlu terjadi permusuhan, sehingga merusak persatuan dan kesatuan nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejalan dengan Wapres, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Busyro Muqoddas mengungkapkan bahwa para pejuang kemerdekaan dan perumus dasar negara Pancasila pada umumnya adalah komunitas santri.

“Kita mencatat Ki Bagus Hadikusumo dari Muhammadiyah, Abdul Kahar Muzakir dari Muhammadiyah, demikian juga Jenderal Besar TNI Soedirman adalah merupakan produk dari komunitas santri pada saat itu. Tokoh-tokoh inilah yang kemudian kita kenal sebagai tokoh-tokoh awal yang merintis dengan jiwa dan raganya sehingga terbentuk NKRI,” sebutnya.

Selanjutnya, Busyro memaparkan bahwa tema Hari Santri Tahun 2022 yakni “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan” sejalan dengan spirit yang selama ini ditumbuhkembangkan oleh Muhammadiyah, yaitu “Ta’awun (Berkolaborasi) Membangun Negeri”.

“PP Muhammadiyah berharap tema ini diharapkan tidak sekadar “slogan dan wacana”, tapi mari kita buktikan secara nyata. Tema ini masih perlu diaktualisasikan dalam bentuk amal sosial kemanusiaan yang secara nyata, sehingga martabat kemanusiaan bangsa Indonesia tetap terjaga, sekarang maupun yang akan datang,” ujarnya.

Untuk itulah, kata Busyro, salah satunya Muhammadiyah saat ini terus membangun beberapa budaya positif pesantren. Salah satu contohnya adalah budaya ramah santri seperti kebiasaan senyum, sapa, salam, sopan, dan santun.

“[Termasuk] menjauhi kekerasan verbal maupun non verbal, menjauhkan diri dari perbuatan perundungan, memberikan perlakuan dan layanan tanpa diskriminatif dan bernuansa SARA, melakukan pola pengasuhan yang zero kekerasan, menanamkan perilaku yang saling menghormati dan menghargai antara santri dengan santri, antara santri dengan pimpinan, ustadz ustadzah, pamong, musrif musrifah, dan warga setempat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X berpesan kepada para santri Muhammadiyah agar selalu meneladani pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan, salah satunya dengan mengikuti pesan yang ditanamkan oleh Kiai Dahlan.

“Jadilah santri yang berkemajuan” yang selaras dengan hakikat pengetahuan Islam “Bayani, Burhani dan Irfani,” ucap Sultan.

“Pesan yang diucapkan lebih dari satu abad yang lalu itu, rasanya masih relevan untuk diangkat kembali, saat para santri Muhammadiyah memperluas perannya seiring misi universal, _amar ma’ruf nahi munkar dan rahmatan lil ‘alamin_,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Kakanwil DIY Masmin Afif, segenap Majelis/Lembaga Tingkat Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah/Aisiyah DIY, Majelis Pendidikan Sasar dan Menengah serta Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinanan Wilyah Muhammadiyah, dan para Mudir Pesantren se-DIY.

Sementara, selain Ibu Wury Ma’ruf Amin, hadir mendampingi Wapres Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan kebangsaan Velix Wanggai, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma.

(EP/SK-BPMI, Setwapres)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Example 120x600
Presiden RI

Halmahera Tengah Presiden Prabowo Subianto resmi memulai komersialisasi groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel total keseluruhan nilai investasi USD10,2 miliar sekitar Rp180 triliun serta lepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park IWIP Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara Kamis 8 Oktober 2026 BPMI Setpres Muchlis Jr tiba IWIP Prabowo tinjau fasilitas industri dilalui perjalanan menuju lokasi acara industri bahan baku baterai precursor pengolahan nikel fasilitas industri aluminium sebelum lokasi utama acara kunjungi Wisma Tsingshan lihat stan sajikan informasi kawasan IWIP penjelasan capaian perkembangan kawasan industri perjalanan pembangunan ekosistem industri investasi telah tengah dikembangkan laporan Menteri Investasi Hilirisasi CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani rangkaian proyek diluncurkan mencakup sejumlah industri telah memasuki tahap komersialisasi maupun proyek baru segera dibangun bergerak material baterai berbasis nikel proyeksi baterai aluminium elektrolit alat berat berbasis listrik sudah selesai akan digerakkan groundbreaking material baterai berbasis nikel juga separator baterai EV pertama elektronik baterai EV aluminium elektronik ada dua alat berat berbasis listrik dibangun truk pertambangan industri photovoltaic glass solar energy industry sambutan Presiden Prabowo jelaskan proyek hilirisasi terdiri empat proyek industri telah memasuki tahap komersialisasi tujuh proyek industri baru mulai dibangun keseluruhan proyek bagian pengembangan ekosistem hilirisasi kawasan IWIP diarahkan tingkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi terdiri komersialisasi 4 proyek industri dimulai pembangunan 7 proyek industri baru kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park ucap Presiden Prabowo tegaskan pengembangan industri hilirisasi bagian upaya pemerintah kelola kekayaan alam Indonesia optimal sumber daya alam dimiliki Indonesia harus olah kembangkan dalam negeri agar beri nilai tambah lebih besar kesejahteraan kemakmuran rakyat kita sadari Tuhan Yang Maha Kuasa telah beri kita anugerah kekayaan alam sangat bernilai sangat besar tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola baik sehingga dapat beri manfaat kesejahteraan kemakmuran rakyat bangsa tutur Kepala Negara hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Menko PMK Sugiono Menko Hilirisasi Transisi Energi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Investasi Hilirisasi CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menteri PKP Maruarar Sirait Mensesneg Prasetyo Hadi Seskab Teddy Indra Wijaya Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Chairman Tsingshan Industry Xiang Guang Da BPMI Setpres.`

Presiden RI

`Presiden Prabowo Subianto pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia TNI Lapangan Prima Markas Besar TNI Cilangkap Jakarta Senin 5 Oktober 2026 tema TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur Presiden tiba lokasi 08.56 WIB berjalan kaki mimbar kehormatan salam kebangsaan laporan perwira upacara perwira upacara Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa Kepala Staf Komando Garnisun Tetap Kaskogartap I Jakarta komandan upacara Letjen TNI Lucky Avianto Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan Pangkogabwilhan III inspektur upacara Presiden Prabowo mimbar didampingi Wapres Gibran Rakabuming Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita Kepala Staf Angkatan penghormatan kebesaran laporan komandan pemeriksaan pasukan kendaraan Maung meninjau barisan didampingi Panglima komandan upacara mengheningkan cipta pimpin Presiden pengucapan Sapta Marga Pangdivif 1 Kostrad Mayjen Ahmad Fikri Musmar Dankodaeral XIII Laksda Sumarji Bimoaji Pangkoopsud I Marsda Erwin Sugiandi anugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia tokoh pimpinan TNI pembacaan Keppres Sekmil Presiden Mayjen Wahyu Yudhayana Sekretaris Dewan Gelar Tanda Jasa Tanda Kehormatan resmikan 204 satuan baru lingkungan TNI penekanan tombol sirene serahkan tongkat komando lambang satuan baru tujuh perwakilan penguatan organisasi tugas pertahanan amanat selamat HUT ke-81 TNI Dirgahayu TNI terima kasih kesetiaan pengabdian pengorbanan prajurit jaga kedaulatan negara pertahankan keutuhan wilayah perkokoh persatuan bangsa lindungi rakyat Indonesia upacara tutup Andhika Bhayangkari laporan komandan penghormatan kebesaran hadir Presiden ke-6 SBY Presiden ke-7 Jokowi Sinta Nuriyah Wahid Tuti Try Soetrisno Soraya Hamzah Haz duta besar atase pertahanan pimpinan lembaga negara menteri wakil menteri Kabinet Merah Putih BPMI Setpres.`