Example floating
Example floating
Nasional

Ratusan Siswa Kodiklat TNI AL Latihan Praktek Wira Jala Yudha Dari Dermaga Semampir

47
×

Ratusan Siswa Kodiklat TNI AL Latihan Praktek Wira Jala Yudha Dari Dermaga Semampir

Sebarkan artikel ini

Kompas 1 Net II [Surabaya] – Ratusan Siswa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) laksanakan latihan praktek (Lattek) Wira Jala Yudha menggunakan KRI dr. Soeharso-990 berangkat dari dermaga Semampir, Ujung, Surabaya, Sabtu (8/1)

Sebelum kapal berlayar, apel kesiapan di dermaga dipimpin Komandan Pusdiklapa Kolonel Laut (P) Ari Krisdiyanto yang pada pelayaran ini menjabat sebagai Direktur Latihan (Dirlat Lattek Wira Jala Yudha. Lattek ini akan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 8 -11 januari 2022.

Peserta Lattek Wira Jala Yudha sebanyak 957 orang terdiri dari Satgas 94 orang dan Siswa Dikmata XLI gelombang 1 terdiri Kodikopsla 300 orang, Kodikdukum 273 orang, Siswa Kodikmar 250 orang. Para siswa ini merupakan Tamtama yang baru dilantik pada hari Jumat kemarin oleh Komandan Kodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat. Khusus siswa Kodikdukum selain Tamtama baru, ikut pula sebanyak 40 siswa Pendidikan Pertama Perwira Angkatan XXVIII khusus tenaga kesehatan.

Lattek Wira Jala Yudha ini bertujuan mengenalkan PUDD Khas TNI AL saat KRI berlayar, memberikan gambaran tentang tugas profesi di kapal sesuai korps serta mengenalkan peran-peran di KRI dalam operasi laut bagi prajurit Dikmata dan Dikmapa kesehatan yang sedang menempuh pendidikan di Kodiklatal ini.

Materi yang akan dikembangkan dalam Lattek ini antara lain, PUDD Khas TNI AL, pengenalan Dinas Jaga, pengenalan peralatan medis dan penanganan medis di kapal khususnya bagi siswa Dikmapa Kesehatan dan pengenalan peran-peran dalam operasi laut seperti, persiapan kapal berlayar dan bertempur, peran muka belakang, peran parade, peran pemanduan, peran melewati medan ranjau, peran tempur bahaya umum (Gunnex), peran lego jangkar, peran heli, peran penyelamatan kapal (PEK), peran peninggalan dan lain-lain.

Dalam Lattek ini, selain kapal perang jenis Bantu Rumah Sakit (BRS) ini juga dilibatkan pesawat Heli HS 4211 TNI AL dari Satuan Puspenerbal. Heli ini selain sebagai sarana latihan, juga diperuntukan sebagai evakuasi medis udara apabila dalam pelayaran terjadi hal-hal yang perlu pertolongan cepat menuju darat.
Demikian berita

Dinas Penerangan Kodiklatal.

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`